Ide, Cerita dan Skenario ( Arini Kurnia )



Ide
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ide adalah rancangan yang tersusun di pikiran. Artinya sama dengan gagasan atau cita-cita. Ide dalam kajian Filsafat Yunani maupun Filsafat Islam menyangkut suatu gambaran imajinal utuh yang melintas cepat. Misalnya ide tentang sendok, muncul dalam bentuk sendok yang utuh di pikiran. Selama ide belum dituangkan menjadi suatu konsep dengan tulisan maupun gambar yang nyata, maka ide masih berada di dalam pikiran.
Ide yang sudah dinyatakan menjadi suatu perbuatan adalah karya cipta. Untuk mengubah ide menjadi karya cipta dilakukan serangkaian proses berpikir yang logis dan seringkali realisasinya memerlukan usaha yang terus menerus sehingga antara ide awal yang muncul di pikiran dan karya cipta satu sama lain saling bersesuaian sebagai kenyataan. Alam Pikiran Yunani menjangkau pengertian Ide Ideal atau Ide Sempurna. Dari pemikiran tentang yang sempurna itu lahirlah gagasan-gagaan tentang ketuhanan sebagai Ide Ideal Tertinggi yang dapat dipikirkan dan dirasakan oleh manusia keberadaannya yaitu tentang Pencipta Makhluk atau Tuhan.

Film Statement "Soal Pasar Di Bogor"


Pasar merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Saat ini kondisi sebagian besar pasar diwilayah Kota Bogor dalam keadaan memprihatinkan bahkan sebagian diantaranya sudah tidak layak, padahal pasar merupakan tempat perniagaan yang mampu menciptakan perputaran uang secara besar-besaran. Namun apa jadinya jika, kondisinya saja sudah tak memiliki daya tarik bagi para pelaku usaha dan para konsumen.

Kesan kumuh, kotor, becek itu lah gambaran kondisi pasar di Kota Bogor, bahkan kondisi pasar yang berada di pusat kota pemerintahan Kota Bogor pun tak jauh dengan kondisi pasar didaerah-daerah pinggiran. Belum lagi dengan maraknya para pedagang kaki lima (PKL) yang hingga kini belum mampu ditata oleh pemerintah daerah setempat.

Film Statement "Soal Air Bogor"

Asep
::: On Progres... :::

Film Statement "Soal Sejarah Bogor"

Imam
::: On Progres... :::

Film Statement "Ada Apa di Balik Galuga? (Soal Sampah di Bogor)

Siti Jamilah - KPI FAI UIKA

Sampah adalah permasalahan yang tidak ada habisnya untuk dibahas, termasuk persoalan sampah di Bogor. Saat ini pemerintah Bogor sedang bergelut untuk menyelesaikan permasalahan sampah. Kegagalan Pemerintah kota Bogor meraih penghargaan Adipura tahun 2012 ini mengindikasikan bahwa Bogor belum berhasil menyelesaikan permasalahan kebersihan, termasuk masalah sampah.

Seluruh sampah di Bogor, baik kabupaten maupun kotamadya diangkut ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yg berada di Rt. 08/05, Kampung Lalamping, Desa Galuga, Kec. Bungbulang. TPA ini dikelola oleh dinas kebersihan pemkot Bogor dan pemkab Bogor. TPA Galuga berada diatas lahan seluas +17 ha ini diperoleh melalui pembebasan lahan tanah warga sejak tahun 1986. Area pengelolaan ini dibagi untuk pengelolan sampah Kota dan Kabupaten. Untuk sampah Kota Bogor luas area yang digunakan adalah 14 ha, sedangkan untuk sampah kabupaten luas lahan yang digunakan adalah 2,6 ha. Pembagian area ini berdasarkan volume sampah yang datang dimana sampah dari kota Bogor jauh lebih banyak daripada sampah yang berasal dari kabupaten.

Film Statement "Transportasi kota Bogor" (Soal Transfortasi Di Bogor)

Seno - KPI FAI UIKA
Bogor merupakan sebuah kota yang tumbuh sebagai kota penyangga Ibukota negara republik indonesia Jakarta. Menurut data propinsi jawa barat bidang kependudukan, jumlah penduduk kota bogor adalah sekitar 4.966.621 jiwa pada sensus penduduk 2012. Sedangkan penduduk jakarta adalah 9. 607.787 jiwa menurut sensus penduduk dki jakarta. Ini, artinya Bogor memiliki setengahnya penduduk jakarta yang mereka harus melakukan mobilitas di kota ini. Banyak dari penduduk kota Bogor bekerja di Daerah Ibukota negara yaitu Jakarta. Kaum pekerja ini sering disebut juga sebagai kaum commuter, yaitu bertempat tinggal di Bogor dan Bekerja di Jakarta. anda bayangkan, jika seperempatnya saja katakanlah melakukan kommuter tiap hari pagi dan petang tentu bisa di bayangkan betapa banyaknya jumlah manusia pada jam berangkat kantor, dan pada jam pulang kantor pada sore harinya. menurut dara KCJ (Kereta Commuter Jabodetabek )saja sehari terdapat 300.000 penumpang. bisa di bayangkan bagaimana riuh sesaknya. itu baru kereta api, belum lagi sepeda motor yang berjumlah 5.313.995 unit yang beredar di Jakarta. Yang tak bisa naif memang kita akui bahwa mungkin seperempatnya itu di sumbang dari kota Bogor.